FOTO UPACARA
BENDERA_Melaksanakan upacara bendera
merupakan satu contoh pendidikan karakter.
Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang
mengutamakan nilai-nilai prilaku manusia dengan Tuhan, diri sendiri, orang
lain, lingkungan dan bangsa. Semua itu tercermin dalam sikap, pikiran,
perkataan dan perbuatan yang berdasarkan norma agama, hukum, etika, budaya dan
adat istiadat.
Di Negara kita saat ini pendidikan karakter
merupakan suatu usaha untuk menciptakan pribadi yang cerdas dan berahlak mulia.
Ini tentu tidak mudah. Perlu dukungan dari berbagai pihak agar tujuan akhir “cerdas
dan berahlak mulia” itu dapat terwujud.
Masalah yang kita hadapi sekarang adalah,
pendidikan karakter hanya merupakan “slogan” yang menjadi penghias dunia
pendidikan, serta pencapaiannya dititik beratkan kepada guru. Seharusnya
pendidikan karakter itu sudah di ajarkan sejak dini. Bukan hanya di sekolah
saja. Intinya begini, mustahil jika orang tua tidak mendidik anaknya dengan
hal-hal yang baik sejak anaknya mengenal dunia bukan? Itu saja sudah merupakan
bagian dari pendidikan karakter.
Yang menjadi masalah lagi, ketika Si guru di
sekolah “berkoar” tentang karakter yang baik terhadap anak didiknya, sedangkan
di rumah orang tuanya tidak menuntut anaknya untuk berkarakter yang baik. Jadi apa
yang mereka dapat di sekolah tidak mendapatkan tempat praktek yang baik di
rumah. Ini tentu akan membuat kebingungan tersendiri bagi Si anak, dan ilmu itu
hanya numpang mampir saja di pikiran
mereka.
Untuk itu perlu adanya persamaan persepsi
serta kerja sama yang baik antara orangtua dan guru untuk menanam karakter pada
anak, karena merekalah nanti yang akan membangun bangsa ini. Mustahil akan ada masa
depan yang baik tanpa membangun karakter bangsa. Inilah tugas kita.(Ani_2 Maret
2012/Praktek Jurnalistik)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar