TANJUNGPINANG-(4/3) Pementasan teater
oleh Bengkel Teater Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali
Haji (UMRAH), memukau penonton. Teater yang berjudul “Hari-Hari Merah,”
itu disutradarai oleh Said Barakbah Ali.
Beliau merupakan Ketua Program Studi Bahasa Indonesia FKIP (Fakultas Keguruan
Ilmu Pendidikan) UMRAH.
Teater ini menceritakan tentang
kegalauan Tembor (tokoh utama) atas keadaan negri ini yang semakin kacau dan
dipenuhi dengan kemunafikan. Kekasihnya mencoba memberikan pencerahan berupa
nasehat, namun Tembor tak menghiraukannya. Dia malah berniat memperkosa
kekasihnya. Tapi akhirnya di gagalkan oleh seorang sahabat. Akhirnya tembor
melampiaskan nafsu berahinya pada sesosok mayat yang baru dikubur. Namun disaat
itu pula dia diberi nasehat oleh orang asing. Akhirnya tembor mengakui
kesalahannya, dan kembali kejalan yang benar.
Teater yang berdurasi enam puluh
menit ini berhasil membius penonton yang memadati Gedung Aisyah Sulaiman Sabtu malam kemarin. “Penonton memberikan
apresiasi yang luar biasa,” ujar Febriyadi yang berperan sebagai Tembor.
Selain itu, pementasan ini dihadiri
langsung oleh rektor UMRAH yaitu Prof. Maswardi M Amin. Bahkan di akhir acara
Rektor UMRAH membacakan sebuah puisi karya Chairil Anwar. “ Pementasan ini
mengingatkan saya waktu kecil dulu, saya suka sekali mendengar sandiwara
semacam ini.” Kata Prof. Maswardi M Amin, dalam sambutannya. Beliau berharap
ini dapat dijadikan agenda kegiatan mahasiswa FKIP, serta mampu membawa nama
besar UMRAH dalam bidang teater.(Ani_Praktek Jurnalistik)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar